Kamis, 07 Juli 2011
Sombong
bertanyalah lelaki itu kepada gurunya mengapa gurunya itu mengepel lantai. guru itu kemudian bercerita alasan dia mengepel lantai teras itu. sebelumnya dia kedatangan sekelompok orang yang meminta nasehat kepada guru, guru itu memberikan nasehat kepada mereka yang ternyata nasehat itu membuat mereka sangat senang. untuk sesaat guru itu merasakan ada benih kesombongan didalam dirinya. oleh karenanya dia menghilangkan kesombongan itu dengan mengepel lantai.
cerita diatas datang pada saat aku juga sedang merasakan bibit-bibit kesombongan, kesombongan akan selalu datang dalam segala bentuk kemanisan dunia. sombong bukanlah suatu keadaan tetapi kesombongan adalah pilihan dari manusia itu sendiri. benih dari sombong akan selalu hadir. semua tergantung dari kita untuk melakukan pilihan.
Senin, 20 September 2010
Bodoh "Mungkin" adalah Pintu Pengetahuan.
hal kedua yang menohok saya ialah buku2 tentang ekonomi yang menggali ekonomi secara cantik dan menarik. seperti Freakonomic, Super Freakonomic karangan steven levit. dan false economy karangan alan beattie. benar2 membukakan mata bahwa kenapa hal sejelas itu baru terlihat sekarang. saya merasa bodoh. hal ketiga yang membukakan mata ialah Dari Film yaitu sang pencerah. di film itu banyak hal baru yang dapat diambil semakin saya merasa menunjukkan bahwa pengetahuan saya mengenai agama masihlah kecil.
hal yang menarik tapi saat rasa kebodohan itu mendera, rasa keingintahuan itu semakin menjadi. saya ingin belajar. tetapi bukan untuk pintar. tetapi untuk menjadi bodoh. karena bila saya belajar dan pada suatu titik saya merasa pintar, saya takut rasa keingintahuan itu menjadi hilang. dan menjadi suatu kesombongan.
Rabu, 21 Oktober 2009
Instanisasi
Instan siapa yang gak kenal kata ini sekarang hamper semua barang punya embel2 instan, mulai dari mie, kopi, susu. Instant berarti saat itu juga.
Konsep instant mengacu pada kebutuhan manusia modern untuk menghemat waktu yang didapat dari menghemat waktu pembuatan dari suatu makanan atau minuman.
Lucunya ialah konsep instant ini sudah menjamur ke hal yang bukan bersifat makanan minuman , sekarang orang bisa untuk instant kaya , instant jatuh cinta , instan terkenal contohnya untuk instan kaya ikuti aja kuis di tv lengkap mulai dari 1 mil sampai 2 mil, instan jatuh cinta ikuti aja makcomblang ato cinlok untuk instan terkenal wah banyak nie pilihannya mulai dari
yang berbau idol, dangdut, pelawak ampek mamamia.
Sebenarnya bila dilihat dari sifat acaranya yaitu to entertain sebenarnya acara2 di atas sah2 saja , tetapi buruknya konsep instan di acara2 diatas telah menjadi konsep yg kita pegang dalam hidup. Lihat Negara kita penuh dengan hal yang berbau instan. Nie contohnya . perbaikan pendidikan dilakukan dengan cara instan yaitu meninggikan grade kelulusannya saja, dan diantisipasi oleh pihak sekolah dengan jalan pintas (cara yang instan) yaitu beri aja latihan2 soal2 UAN ilmu lain yang tidak ada di UAN tidaklah penting.
Dalam penilaian kinerja presiden dikenal 100 hari tes. Bukannya membela presiden tapi apa ya iya kerusakan 38 tahun bisa bener dalam 100 hari.haha. ini tadi di tingkat eksekutif bagaimana di tingkat rakyat … PODO WAE , buktinya banyak kasus penipuan dengan motif iming 2 kaya instan yang menunjukkan bahwa rakyat Indonesia masih percaya bahwa kekayaan bisa didapat dengan cara instan dan bahkan kadang tidak masuk akal. Dan ini bukan monopoli rakyat yang nggak berpendidikan , bahkan rakyat yang berpendidikan pun ikut tertipu, jadi inget kasus investasi asing yang menipu itu kan, yang korbannya beragam , mulai dari dokter jenderal, swasta semua jadi korban , huebat… konsep instan sudah jadi mental kita mulai dari mental
mahasiswa yang membayar orang untuk mengerjakan skripsinya ampe mental pejabat borok yang memperkaya diri dari uang Negara, semuanya mengambil jalan pintas.
Nie beberapa contoh instanisasi di sekitar kita
- Makan Instan : mie instan, nasi instan, bubur instan, kare instan
- Minuman Instan; Temulawak Instan, Jeruk Instan, Kopi Instan
- Kaya Instan :ikut kuis di TV, Korupsi, Merampok,
- Terkenal Instan : Ikutan Idol, KDI, AFi, MAMAMIA, dll
- Instan Nilai tinggi di ujian : Mencontek
- Seks Instan : Ke Lokalisasi Lah
- instan IP tinggi : sekolah Di UTJ (Univ Tak Jelas)
- Lulus Kuliah Instan : Membayar “bengkel” Skripsi
Perubahan
Seperti yang pepatah katakan mengenai perubahan, ada beberapa pepatah , diantaranya ialah bahwa satu-satunya yang tetap di dunia ini ialah laju perubahan itu sendiri. Hal ini berarti bahwa bahkan orang dari jaman dahulu sudah menyadari bahwa laju perubahan itu pasti terjadi.
Apabila kita mau kembali ke masa lalu kita bisa melihat bahwa memang , perubahan itu selalu terjadi, dimulai dari jaman dinosaur , yang kemudian berubah saat dinosaurus punah, menjadi jaman prasejarah, dan kemudian masa sejarah. perubahan ini juga menjadi ruh didalam ilmu evolusi , dimana ilmu evolusi meyakini dalam rangka untuk mempertahankan eksistensinya maka makhluk hidup akan melakukan penyesuaian yang bisa dilakukan untuk dapat mengakomodir lingkungannya. dimana makhluk hidup yang tidak bisa menyesuaikan diri akan punah ( Konsep Survivor of the Fittest)
Jadi sebenarnya konsep perubahan itu ialah konsep yang pasti terjadi. kita hidup dari bayi sampai remaja, dewasa, menikah, punya anak , punya cucu. apakah ini semua kita jalani dalam benuk satu individu yang sama. saya yakin tidak. kita selalu berubah. sejak dari anak2 kita berubah pkiran menjadi lebih dewasa. saat kita telah masuk dunia nyata kita juga berubah, banyak hal yang kita temukan yang kemudian menjadikan pertimbangan dan akhirnya merubah kita. jadi saya pikir konsep manusia tidak berubah itu perlu untuk dipertanyakan. kta selalu berubah, bahkan tanpa kita sadar. tetapi kalo kita bicara mengenai perubahan yang dipicu atau disadari itu merupakan hal yang berbeda.
Didalam Konsep Perubahan dan berubah yang dipicu dan disadari, manusia mempunyai Defense mechanism yang kuat untuk melakukan suatu perubahan. karena manusia itu sebenarnya benci terhadap perubahan. karena perubahan itu bagi manusia seperti mengusir beruang yang sedang berhibernasi didalam gua. saat manusia sudah mempunyai yang namanya kebiasaan yang terbentuk. manusia malas untuk berubah, karena merubah kebiasaan itu merupakan hak yang menghabiskan energi.
Banyak pihak yang bilang bahwa didalam perubahan yang dipicu itu perlu adanya motivasi atau desakan. tetapi Hal ini juga tidak selalu menjadi katalisator dari perubahan. suatu contoh (Alan Deutschman, Change Or die). ternyata bahkan manusia yang dihadapkan pada pilihan mereka harus berubah atau mereka mati ,hanya 1 dari 9 orang yang berhasil berubah. padahal mereka dihadapkan pilihan bahwa mereka akan sakit dan meninggal kalau tidak berubah. nah kalo dengan desakan sepenting itu aja ternyata hanya sedikit yang berubah, apalagi kalo dorongan itu lebih lemah. seperti misalnya menghentikan kebiasaan merokok saat masih muda, berapa sih orang yang berhasil berhenti.
Kemudian bagaimana dong caranya merubah suatu kebiasaan atau merubah pola pikir bagi kita. didalam buku karangan Alan Deutschman menggambarkan bahwa perubahan itu bisa dijalankan dengan menjalankan 3 tahap perubahan (relate, Repeat, Reframe). Tahap Relate : tahap dimana untuk dapat berubah maka seseorang perlu mencari lingkungan atau partner yang akan mendukung prubahan itu dan kalo bisa sama2 dalam posisi akan merubah. Repeat : memulai membentuk suatu langkah perubahan yang harus selalu diulang untuk menumbuhkan suatu kebiasaan. Reframe : dari suatu kebiasaan yang sudah terbentuk itu orang yang berubah itu menumbuhkan suatu nilai dan manfaat yang dapat dirasakan dan menumbuhkan tanggung jawab. saat itu baru seseorang dapat dikatakan berubah.
kembali ke artikel tetangga disana banyak dikatakan bahwa sebaiknya perubahan itu lahir dari diri sendiri , jangan pernah berubah untuk pasangan atau untuk orang lain. karena itu adalah perubahan yang palsu. saya kok kurang sreg ya kalo dibilang jangan pernah. manusia itu makhluk yang paling unik. 2 orang manusia berjalan di jalan yang sama di waktu yang sama bisa mempunyai persepsi yang berbeda mengenai jalan itu. semisal ada orang merubah kebiasaannya untuk pasangan dan saat orang itu merasakan perubahan yang dilakukannya itu ternyata baik untuk dirinya sendiri , bahkan saat dia sudah tidak bersama pasangan itu dia tetap melakukan kebiasaan itu. Hal ini Bahkan Terjadi pada saya. apabila dihubungan dengan teori dari alan deutschman bahkan sesuai, dimana pada proses relate ini pasangan kita yang menjadi pendukung , kemudian lahirlah kebiasaan ( Repeat). dari kebiasaan ini kita secara pribadi merasakan manfaat dari kebiasaan yang kita punya(Reframe). jika kemudian ada kasus dimana ada orang berubah demi pasangan , tetapi saat dia lepas dari pasangan itu dia kembali ke kebiasaan lama. nah perlu dilihat lagi apakah sifat dari perubahan itu , apakah ada efek baiknya bagi orang yang berubah. karena apabila ada efek baiknya , dan pihak yang berubah itu menyadarinya maka perubahan itu bisa menjadi perubahan yang konstan.
Jadi menurut saya perubahan itu kadang dapat mengalir seperti air, tanpa kita sadari bebrapa hal dari kita telah berubah. Perubahan bisa lahir dari mana saja, bahkan dari pasangan. tetapi untuk menjadikannya konstan harus ada value dari perubahan itu untuk diri kita sendiri, bukan hanya semata value untuk pasangan. kalo emang berubah untuk pasangan tetapi tidak ada value untuk kita itu baru yang namanya cinta buta. mencintai dengan membabi buta. padahal untuk dapat mencintai pasangan yang perlu kita lakukan pertama kali ialah mencintai diri kita sendiri.
Bertanyalah..
Hal ini karena ada pertanyaan yg tidak bisa terjawab.tapi tidak ada jawaban yg hadir tanpa adanya pertanyaan.
Akan tetapi anehnya lebih banyak orang yang lebih suka untuk menjawab pertanyaan ,karena kadang kemampuan untuk menjawab,menunjukkan bahwa dia ‘lebih’ drpada orang yg bertanya.
Padahal sebenarnya kemampuan kita untuk bertanya dan mempertanyakan ialah kemampuan yg harus terus dipoles.banyak penemuan yg lahir dr kemampuan mempertanyakan bahkan kadang mempertanyakan hal yang tidak penting.
Jadi jika kemudian setiap analisis dilandaskan oleh kemampuan mempertanyakan adalah benar adanya. Contohnya setiap berita yg baik harus mengandung 5 unsur tanya 4W dan 1H who,where,why,what dan how. jika dalam menyusun berita semua unsur itu sudah masuk maka berita yg telah kita susun menjadi top grade news. Didalam analisa bisnis dikenal analisa SWOT. SWOT sendiri adalah tentang menanyakan apa kekuatan dan kelemahan perusahaan dan peluang ato ancaman apakah yg dihadapi perusahaan.
Kemampuan bertanya bila kita manfaatkan dengan efektif bsa menjadi bumbu perkenalan yg hebat,sejak manusia lebih suka untuk menjawab,maka cara awal untuk menjalin komunikasi ialah dengan menanyakan hal yg dia paham atau ahli atau tahu. dia akan mulai membuka dirinya kepada kita tetapi perlu diingat jangan pernah saat kita bertanya, kita merasa bahwa kita tau segalanya karena pertanyaan yg keluar menjadi pertanyaan yg tidak tulus. bahkan cenderung menjadi sinis (seakan-akan , udah tau juga ngapain nanya)..
Jadi mulailah bertanya??
Senin, 12 Oktober 2009
haruskah mantan pacar menjadi mantan dalam kehidupan?
Aku dan putri sangatlah unik karena kita lahir dari keadaan yang berbeda, keluargaku bisa dibilang tidak miskin, tetapi juga tidak kaya, middle family tetapi sangat sederhana. lingkungan keluarga dan lingkungan permainanku pun adalah lingkungan sederhana. Sementara Putri lahir dari keluarga yang kaya. dan lingkungan pergaulannya pun pergaulan yang "gaul" bila menilik istilah jaman itu.
Aku dan Putri berpacaran selama 2 tahun hingga akhirnya kita putus karena kita sudah tidak mentoleransi lagi perbedaan yang kita punya. putri kemudian menjalin hubungan lagi dengan pacarnya yang baru, sejak itu kita sudah seperti api dan air, tidak akan bertemu jika tidak terpaksa, padahal mengingat kita masih dalam satu kelas kuliah hal ini sangatlah aneh. kemudian putri putus dengan pacar yang pertama itu, dan aku dan putri kembali dekat tetapi lebih antara pertemanan. karena kita tahu sudah tidak mungkin untuk menyalakan api yang ada di antara kita, hingga akhirnya putri mempunyai pacar baru. sejak awal putri punya pacar, saya dikenalkan kepada pacarnya. aku dan pacar putri ( sebut saja alex) bisa akrab, alex dan aku bisa ngobrol dengan lepas tanpa ada beban, menurut orang disekitar kita ini adalah keanehan karena aku sebagai mantan dari putri bisa mengobrol akrab dengan pacar putri. bahkan yang lebih aneh lagi adalah alex memberikan kebebasan kepada putri untuk keluar dengan aku , karena alex telah percaya bahwa aku tidak akan berlaku macam-macam kepada putri.
Minggu lalu Putri dan Alex memutuskan untuk bertunangan dan aku diundang sebagai tamu, sedangkan tamu yang lain ialah keluarga. Ada suara-suara yang menanyakan kepadaku, apakah aku kuat, apakah kamu yakin datang, kamu gak sakit tow datang, dlsb. Hal ini membuatku ragu apakah iya sesakit itu kalo aku datang ke pertunangan putri. tetapi aku tetap memutuskan datang. Di acara ada sensasi aneh yang emang datang ke perasaan, tetapi sensasi aneh itu bukanlah sedih, sensasi aneh itu ialah bahagia dan lega. Bahagia karena seseorang yang pernah sangat penting di hati kita telah menemukan kebahagiaannya, lega karena ternyata tidak ada rasa sakit yang menghampiri. Setelah acara itu walau aku banyak tertawa dan tersenyum, tetapi banyak yang meyakini senyum dan tertawaku adalah palsu karena tidak semestinya orang yang dari pertunangan atau pernikahan mantannya tidak sedih, aku semestinya sedih menurut mereka.
Aku tidak merasa berbohong dengan perasaanku, rasa cintaku terhadap putri telah mengkristal, atau bila cinta itu bisa berevolusi cinta itu telah menjadi cinta terhadap adik sendiri. seperti cinta kepada adik sendiri , kita akan bahagia jika melihat adik kita bahagia, rasa itulah yang kurasakan. Tetapi nampaknya ada peraturan tidak tertulis bahwa seorang mantan akan sedih jika mantannya menikah ... fiuh sampe bosan aku menjelaskannya..... NGGAK MESTI TAU!!!!!! tidak seharusnya putus cinta memutuskan ikatan silaturahmi...
